Uber office in Jakarta
Uber office in Jakarta

Every evening during rush hour in Jakarta — or “traffic hell” hour as it was more eloquently known, the Uber local marketplace team would stare intensely at red blobs on their 15” inch monitors. Jakarta’s map was color coded, and very crucial. Green signified a healthy marketplace: enough drivers to serve the demand with reasonable prices. But South and Central Jakarta were usually bright scarlet, the sign of a less-than-healthy marketplace. Jakarta always seemed to become sick twice per day during the morning and evening rush hours. Blazing red blobs lit up the map. …


Pada September 2011, di sebuah ruang kuliah di kota Seattle, AS, ada sekitar 30 orang mahasiswa yang sedang berdiskusi tentang sifat asli dari desain. Apakah objek desain itu netral? Atau apakah desain itu berpihak dan berkubu?

Pihak yang pertama merasa bahwa desain itu netral seperti benda mati. Layaknya sebuah gergaji, ia tidak mungkin berpolitik. Siapa yang menggunakan gergaji lah yang bisa berpolitik. Apakah orang tersebut akan menggunakannya untuk membangun rumah, atau untuk menjadi seorang pembunuh berantai seperti di film Saw(2004), itu adalah pilihan masing-masing pengguna gergaji. Duduk di bangku kelas itu, gue adalah salah satu orang yang lebih percaya mazhab mulia ini. Gue percaya bahwa desain itu netral. Sistem, organisasi, lingkungan, dan pelaku di sekitarnya lah yang menentukan kepada siapa sebuah desain akan berpihak. Secara pembawaan asli, desain (baik nilai produk, proses, maupun metodenya) bersifat putih…


Hari ini gw mampir ke sebuah sekolah Padalarang tempat gw pernah mengajar sebagai guru Calculus buat anak SMA. 12 tahun lalu gw, setiap pagi gw akan naik motor dari kost-kostan gw di daerah Ciumbuleuit, Bandung menuju sebuah sekolah di Kota Baru Parahyangan, Padalarang. Sekarang, setiap hari gw bergumul dari satu meeting ke meeting berikutnya untuk menghasilkan produk atau design yang inovatif. Gimana caranya dari guru matematika jadi kepala product design?

Pasti orang ga akan bisa melihat korelasi dari kedua profesi ini. Apalagi dari sisi kreativitas. Profesi yang satu di bawah kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif. dan profesi satunya lagi di…


Kebanyakan orang suka memakai 10 prinsip heuristicnya Nielsen ketika melakukan Heuristic Analysis. Tapi secara pribadi gw lebih suka memakai heuristics yg disebut sebagai Dialogue Principle.

Listnya lebih exhaustive and lebih gampang dipakai menurut gw. Beberapa heuristicnya Nielsen menurut gw kurang praktis dipakai. “Minimalis design” misalnya. Bagaimana gw bisa mengevaluate apakah sebuah page itu mempunyai page yang minimalist atau bukan? Bagian “Error prevention” juga menurut gw susah dipakai. Terkadang error pasti dibikin oleh user tetapi seberapa tolerance-nya sistem kita akan error lah yang menurut gw lebih penting.

Karena 2 alasan di atas lah, gw lebih suka memakai Dialogue Principle. …


Karena tim design di Bukalapak lumayan besar, salah satu hal yang paling early gw lakukan ketika joining them adalah membuat design operation team. Di beberapa tim design lainnya, karena semakin besarnya ukuran tim design ini, gw lihat kebutuhan untuk role design operation ini mulai meningkat juga.

Lalu apa sih sebenernya design operation? Istilahnya bisa juga disebut sebagai design producer atau design program manager kalau di dunia ahensi. Tapi menurut gw tugas utama design operation adalah “to let designers design”. Untuk membiarkan para designer fokus ke pekerjaan mendesign.

Ketika kompleksitas pekerjaan UX designer semakin tinggi dan jumlah UX designer di sebuah…


Waktu gw jadi periset UX untuk wilayah Asia Pasific di Uber, request riset yang masuk ke gw selalu lebih banyak daripada waktu yang gw punya. Di bulan-bulan awal ketika gw masih menjawab “yes” ke permintaan-permintaan itu, badan gw ambyar. Dalam satu minggu gw bisa country hopping ke 3 negara cuman buat meriksa “bagaimana mitra Uber bisa daftar tanpa punya email”.

Untuk menjawab permasalahan badan gw yang ga mungkin dibelah jadi 16 ini, gw menemukan konsep yang gw sering dinamai sebagai demokratisasi riset.

Apa itu demokratisasi riset? Intinya gini: setiap orang bisa melakukan riset buat kita. Yes, setiap orang. Riset bukan…


Di sebuah talk, gw pernah bikin sebuah framework tentang how to improve UXR practices di perusahaan yang buta sama sekali tentang UXR. Basically ada 4 tahapan maturity0nya: User Agnostic, Evaluate Product Design, Inform Product Product Design, dan Generate Product Design Strategy. I will list some tactical steps yang gw ada sebutin di talk itu.

  1. Melakukan riset tactical yang paling murah dan ROI yang tinggi

Contoh riset-riset tactical ini adalah Usability Testing, survey, concept testing, heuristics analysis, dan riset-riset lain yang biasanya naturnya evaluative

2. Mengundang users ke kantor untuk sesi fireside chats

Cost paling tinggi dari sebuah riset biasanya adalah…


Setiap kali team gw harus mempresentasikan ide design yang stake nya tinggi (seperti design yang perlu development yang lama dan mahal atau project redesigning), gw selalu meminta untuk disiapkan lebih dari dua pilihan design.

Trick ini sebenernya sudah sangat lazim di dunia ahensi dan bahkan para audience ide-ide design kita juga kebanyakan sudah tau tentang konsep “illusion of choice” ini. Tapi tetap saja gw encourage tim gw untuk membuat lebih dari 1 opsi design. Berikut beberapa alasannya.

  1. Mendorong divergent way of thinking

Mungkin karena efek buruk sistem pendidikan SD-SMA kita yang satu arah, gw merasa susah banget untuk berpikir kreatif…


Sejak SMP gw nge-fans berat sama penulis Dewi Lestari — Dee. Dari baca buku pertama Supernovanya ketika gw masih duduk di sebuah SMP di Solo, hingga gw baca bukunya yang keenam, penutup series epik Supernovanya di sebuah apartemen di Nuremberg, Jerman.

Beberapa bulan lalu gw mengikutin kelas menulisnya. Uniknya, gw menemukan dua konsep menulis yang diajarkan dia kemarin, yang mirip banget dengan dunia design. Mungkin karena menulis fiksi dan mendesign adalah sama-sama aktivitas kreatif.

Konsep yang pertama adalah tentang craftsmanship. Ada seorang peserta kelas yang bertanya “Gimana caranya supaya bisa menghasilkan author voice yang unik. Style menulis yang unik dan…


Menurut gw ada dua sesat pikir tentang design thinking yang pernah gw punya atau sering gw liat di kalangan perdisenan:
1. We, designers, own user experience
2. We, designers, design the best solution for our users

Let’s talk about the first notion: we, designers, own user experience. Hal ini mungkin terjadi karena profesi UX Designer lah yang mempopulerkan istilah user experience ini. Efek buruknya, semua hal yang berhubungan dengan user seakan-akan jadi tanggung jawab dan ownership-nya UX Designer.

Padahal secara praktiknya, domain kita kadang hanya terbatas pada apa yang kita design di layar sebuah handphone. Apa yang kita design di…

Yoel Sumitro

SVP of Product Design @tiket.com | Ex-Bukalapak | Ex-Uber | Indonesia - Seattle - Singapore - Germany - Nomad - Jakarta. Tweet @ SumitroYoel

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store